Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wisatawan Jatuh dari Tebing Uluwatu

Kamis, 5 Januari 2017, 06:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Nasib naas timpa Kwan Anto Randy Saputro (58) bersama istrinya Auw Jang Phin Khuan (52), pasangan wisatawan asal Surakarta, Jawa Tengah. Kala berlibur dan berwisata ke obyek wisata Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Anto Randy justru terjatuh dari tebing Uluwatu
 
Peristiwa memilukan itu bermula ketika pada hari ini, Rabu 4 Januari 2017 sekitar pukul 11.30 wita bertempat di tebing sebelah barat laut Pura Luhur Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung yakni korban Kwan Anto Randy Saputro (58) terjatuh dari tebing yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
 
Menurut keterangan istri korban, kronologis kejadian berawal ketika Ia bersama suaminya Anto Randy yang beralamat Jageran, Desa Ketelan, Kecamatan Banjarsari RT 04 RW 05 Surakarta Jateng itu tiba memasuki areal Pura Uluwatu dan suami menitipkan HP dan dompet kepadanya karena khawatir di ambil kera atau monyet diareal pura tersebut.
 
Namun karena istri merasa kelelahan sehingga meminta ijin kepada suaminya atau korban untuk beristirahat di bale peristirahatan atau Bale bengong. Selanjutnya, korban minta ijin untuk jalan-jalan melihat-lihat pemandangan seorang diri mendekati tebing. Setelah beberapa menit kemudian istri korban mendengar ada orang ramai-ramai jika ada orang yang terjun ke laut dari tebing. 
 
Kemudian istri korban bergegas mencari dan berusaha untuk melihat suaminya. Saksi menerangkan bahwa pada saat kejadian korban menggunakan baju kaos warna biru dan celana pendek. Dijelaskan juga bahwa korban sebelum kejadian tidak memiliki masalah dan juga tidak memiliki riwayat sakit.
 
Berdasarkan keterangan anggota Basarnas Provinsi Bali atas nama Agus Sardula menerangkan bahwa saksi bersama rekannya melakukan evakuasi terhadap jenasah korban yang ditemukan mengapung di tengah laut 20 meter dari bibir bawah tebing. Petugas kemudian melakukan evakuasi vertikal dimana korban ditarik dengan menggunakan ruberboat ke bibir pantai kemudian ditarik ke atas tebing. 
Saat ditemukan kondisi korban tanpa menggunakan busana kedua kaki dalam keadaan patah dan terlipat serta terdapat luka dikepala bagian atas. Selanjutnya, jenasah korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUP Sanglah denpasar untuk proses penanganan lebih lanjut.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami