Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Marah, Malaysia Tarik Dubesnya di Korea Utara
Terkait Pembunuhan Kim Jong-nam
Selasa, 21 Februari 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Putrajaya. Malaysia telah memanggil pulang duta besarnya di Pyongyang setelah Kuala Lumpur memanggil dubes Korea Utara untuk Malaysia yang mengkritik keras Malaysia menyusul kasus pembunuhan Kim Jong-nam.
Dalam pernyataan keras, Malaysia menyebut tuduhan tidak berdasar Duta Besar Korea Utara Kang Chol kepada Kuala Lumpur sebagai upaya serius untuk menodai reputasi Malaysia.
[pilihan-redaksi]
Pernyataan keras yang mengungkapkan kemarahan Malaysia ini bahkan disampaikan ketika Dubes Kang masih berada di gedung Kementerian Luar Negeri Malaysia yang hari ini bertemu dengan Deputi Sekretaris Jenderal 1 Raja Nurshirwan Zainal Abidin.
Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan pemerintah Malaysia telah setransparan mungkin menyangkut kematian Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang dibunuh Senin pekan lalu.
Menurut Malaysia, selama ini Kedutaan Besar Korea Utara di Malaysia terus diberi tahu tentang perkembangan-perkembangan yang berkaitan dengan kasus pembunuhan itu, selain proses investigasi yang tunduk kepada hukum Malaysia.
"Untuk alasan-alasan ini, Pemerintah Malaysia memandang kritik yang dilontarkan Duta Besar Republik Rakyat Korea adalah tidak berdasar. Pemerintah Malaysia menganggap sangat serius setiap usaha tak berdasar untuk menodai reputasi Malaysia," tulis Kementerian Luar Negeri Malaysia seperti dilansir Star Online.
[pilihan-redaksi2]
Malaysia telah memanggil Dubes Kang hari ini untuk meminta penjelasan atas tuduhan yang dia alamatkan kepada Pemerintah Malaysia dalam jumpa pers 17 Februari lalu.
Menurut Kementerian Luar Negeri Malaysia, duta besar Korea Utara itu telah menyindir Pemerintah Malaysia memiliki sesuatu yang disembunyikan. Dubes Kang juga menuduh Malaysia "berkolusi dan bermain-main dalam galeri kekuatan eksternal."
Kang tiba di Wisma Putra (gedung Kementerian Luar Negeri Malaysia) pukul 09.54 pagi waktu setempat dan masih berada di gedung kementerian itu sampai pukul 10.55 pagi waktu setempat. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2458 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026