Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 April 2026
Pemerintah Tunggu Kesempatan Temui Siti
Siti Aisyah
Kamis, 23 Februari 2017,
13:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Kepolisian Republik Indonesia tidak bisa berbuat banyak untuk membantu proses hukum terhadap Siti Aisyah dalam kasus dugaan pembunuhan tokoh Korea Utara, Kim Jong Nam di Malaysia.
Sebab, perkara pidana yang menyeret Siti Aisyah di Malaysia bukan lagi kewenangan Polri.
[pilihan-redaksi]
"Untuk WNI yang mengalami permasalahan hukum di luar negeri, ditangani oleh Kemenlu melalui KBRI/Konjen setempat dengan memberikan bantuan hukum," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, Rabu (22/2/2017).
Sementara itu Kementerian Luar Negeri hingga kemarin menyampaikan, pihaknya masih kesulitan menemui Siti. Apalagi, masa penahanan Siti diperpanjang untuk proses penyelidikan oleh kepolisian Malaysia.
"Hari ini hari ke-7 teman kita, SA, ditahan untuk investigasi. Jadi dipastikan hari ini investigator akan meminta perpanjangan kepada federal court," ujar Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu M Iqbal
Iqbal mengatakan ada kemungkinan penyidik akan meminta perpanjangan masa penahanan selama tiga hari ke depan.
Adapun perpanjangan masa penahanan dilakukan karena Polisi Diraja Malaysia belum mendapatkan bukti yang cukup untuk menyerahkan berkas perkara ke jaksa.
"Indonesia akan tetap menghargai proses hukum yang berjalan di Malaysia. Fokus kami sekarang adalah menunggu diberinya akses kekonsuleran."
[pilihan-redaksi2]
"Artinya, masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan hukum terhadap kasus ini. Sebab bukti-bukti yang ada di tangan penyidik Malaysia belum cukup untuk melakukan penuntutan apa pun," terangnya.
Siti Aisyah dianggap terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un. Aisyah kedapatan ikut membekap Jong-Nam di Bandara Kuala Lumpur.
Pihak keluarga Aisyah di Indonesia menyatakan Aisyah diperdaya. Aisyah sempat menyampaikan kepada keluarga bahwa dia akan mengikuti reality show untuk mengisengi orang. Dan di situ ternyata dia dijebak diduga oleh empat agen intelijen Korea Utara untuk membunuh Jong-Nam. [rls/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1694 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026