Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Tunggu Kesempatan Temui Siti
Siti Aisyah
Kamis, 23 Februari 2017,
13:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Kepolisian Republik Indonesia tidak bisa berbuat banyak untuk membantu proses hukum terhadap Siti Aisyah dalam kasus dugaan pembunuhan tokoh Korea Utara, Kim Jong Nam di Malaysia.
Sebab, perkara pidana yang menyeret Siti Aisyah di Malaysia bukan lagi kewenangan Polri.
[pilihan-redaksi]
"Untuk WNI yang mengalami permasalahan hukum di luar negeri, ditangani oleh Kemenlu melalui KBRI/Konjen setempat dengan memberikan bantuan hukum," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, Rabu (22/2/2017).
Sementara itu Kementerian Luar Negeri hingga kemarin menyampaikan, pihaknya masih kesulitan menemui Siti. Apalagi, masa penahanan Siti diperpanjang untuk proses penyelidikan oleh kepolisian Malaysia.
"Hari ini hari ke-7 teman kita, SA, ditahan untuk investigasi. Jadi dipastikan hari ini investigator akan meminta perpanjangan kepada federal court," ujar Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu M Iqbal
Iqbal mengatakan ada kemungkinan penyidik akan meminta perpanjangan masa penahanan selama tiga hari ke depan.
Adapun perpanjangan masa penahanan dilakukan karena Polisi Diraja Malaysia belum mendapatkan bukti yang cukup untuk menyerahkan berkas perkara ke jaksa.
"Indonesia akan tetap menghargai proses hukum yang berjalan di Malaysia. Fokus kami sekarang adalah menunggu diberinya akses kekonsuleran."
[pilihan-redaksi2]
"Artinya, masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan hukum terhadap kasus ini. Sebab bukti-bukti yang ada di tangan penyidik Malaysia belum cukup untuk melakukan penuntutan apa pun," terangnya.
Siti Aisyah dianggap terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un. Aisyah kedapatan ikut membekap Jong-Nam di Bandara Kuala Lumpur.
Pihak keluarga Aisyah di Indonesia menyatakan Aisyah diperdaya. Aisyah sempat menyampaikan kepada keluarga bahwa dia akan mengikuti reality show untuk mengisengi orang. Dan di situ ternyata dia dijebak diduga oleh empat agen intelijen Korea Utara untuk membunuh Jong-Nam. [rls/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026