Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Dampak Erupsi Gunung Agung Ikut Picu Kenaikan NPL
Senin, 12 Februari 2018,
09:31 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dampak erupsi Gunung Agung dipastikan turut menjadi pemicu kenaikan Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah pada perbankkan di Bali, khususnya pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Walaupun kenaikan NPL dihadapi oleh seluruh BPR di Indonesia yang terjadi sejak tahun 2017 lalu.
Direktur Bisnis BPR Lestari Made Tutik Sri Andayani dalam rilis yang diterima redaksi pada Senin (12/2/2012) menyampaikan secara umum kondisi BPR di Indonesia rata-rata mengalami kesulitan, dibuktikan dengan kenaikan NPL, terutama pada tahun 2017. BPR yang mengandalkan kredit sebagai satu-satunya sumber pendapatan merasakan dampak dari kondisi ini.
“Kondisi ini patut menjadi perhatian bersama, harus segera diselesaikan, jangan ditunda-tunda karena masalah yang dihadapi oleh sebuah BPR akan mempengaruhi BPR yang lain,” ujar wanita kelahiran Buleleng, 52 tahun yang lalu ini.
Tutik menambahkan, badai finansial pasti terjadi, nasabah yang dulunya tak mengalami masalah kini mengalaminya. Masalah tersebut muncul disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari bisnis yang surut hingga bencana erupsi.
“Tinggal bagaimana kita menyikapi masalah tersebut, ada tiga hal yang menjadi fokus kita; kualitas kredit, biaya, dan people (SDM). Pada kredit mesti diperhatikan WL dan NPL, nasabah yang mengajukan kredit dicek dulu kira-kira mampu membayar atau tidak. Aspek legalitas menjadi penting, karena saat ini banyak terdapat rekening palsu, jadi kita mesti mampu memilah setiap proposal yang masuk. Juga biaya, terkadang kita menghadapi gugatan yang butuh biaya tinggi, di sini perlu SDM yang memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang hukum (legal),” jelas Sri Andayani.
Menurut lulusan Fakultas Pertanian Universitas Udayana ini, kunci penyelesaian masalah adalah kecepatan penyelesaian masalah. Penyelesaian dapat dimulai dari membina bisnis nasabah yang hampir mati hingga menjual aset nasabah yang merupakan opsi terakhir.
“Kita harus bisa menyelesaikan masalah, jangan putus komunikasi dengan debitur terutama yang bermasalah. BPR adaah bank kecil dengan modal tak seberapa, jika kredit bermasalah dibiarkan akan dapat mempengaruhi modal. Jika ada yang sakit jangan tersenyum, karena bisa mempengaruhi kepercayaan masyarakat pada BPR,“ terangnya.
Ketua Perbarindo Badung, Agus Prima mengakui bahwa permasalahan kenaikan NPL juga dialami oleh BPR di kabupaten Badung. Dimana di Badung kini tercatat ada 52 BPR, tersebar dari Badung Utara hingga Nusa Dua dengan aset Rp. 54 Triliun.
“Untuk NPL ada di bawah 5%, 5-10 % bahkan hingga dua digit. Pertumbuhan NPL tak bisa direm, menurut saya sepertinya kita tak bisa bekerja sendiri-sendiri perlu kerjasama antar BPR,” kata Agus Prima.
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026