Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pengungsi Gunung Agung Gagal Kembali ke Desa Akibat Jalan Terputus
Nasib Pengungsi Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sekitar 135 orang pengungsi dari 33 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Bukit Galah, Desa Sebudi, Selat, Karangasem gagal pulang ke desa karena akses jalan menuju desa terputus. Jalan menuju desa mereka terputus akibat terjangan air hujan yang bercampur lahar yang kerap terjadi selama ini
Awalnya para pengungsi meninggalkan lokasi pengungsian yang berlokasi di posko pengungsian GOR Swecapura Klungkung pada Senin (12/02/2018). Sayang akibat akses jalan menuju desa terputus maka para pengungsi memutuskan kembali mengungsi dan memilih mengungsi di Desa tetangganya yakni di balai banjar Dusun Tegeh, Desa Amertabhuana, Selat, Karangasem.
Camat Selat I Nengah Danu mengaku sempat menyarankan agar mengungsi di Rumah Dinas Camat atau di UPTD Pertanian Rendang, namun tawaran tersebut ditolak. "Kita sudah bujuk warga bersama Perbekel dan BPBD, agar sementara mengungsi di Sidemen atau UPTD Pertanian Rendang, tetapi mereka bersikeras ingin disana biar dekat dengan rumahnya," ujar Nengah Danu.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketur Arimbawa mengaku tidak berani memaksa para pengungsi untuk mengungsi ke Sidemen atau UPTD Pertanian Rendang. Apalagi sudah keinginan para pengungsi untuk mengungsi di balai banjar Dusun Tegeh.
Namun BPBD Karangasem sudah memohon bantuan bidang logistik untuk pemenuhan kebutuhan para pengungsi, terutama yang bersifat mendesak karena terdapat banyak anak - anak dan lansia.
Petugas TRC BPBD dan PMI siap memasang tenda pengungsi antisipasi apabila bale banjar tidak mencukupi untuk menampung semuanya, ungkap Arimbawa.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang