Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
IMF-WB: Pemerintah Didorong Aspirasikan Isu yang Tidak Mampu Terselesaikan
Sabtu, 6 Oktober 2018,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pemerintah Indonesia dapat memanfaatkan pertemuan IMF-Bank Dunia agar mampu mendorong isu-isu besar yang tidak mampu diselesaikan sendiri misalnya terkait arus uang gelap yang mengacu pada uang yang meninggalkan suatu negara tanpa dikenai pajak (illicit financial flow) dan pemulihan aset (asset recovery).
[pilihan-redaksi]
Hamong Santono dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang juga koordinator acara People's Summit mengatakan untuk itu kepentingan Indonesia yang perlu diperjuangan agar penyelenggaraan IMF-Bank Dunia benar-benar memberi manfaat bagi Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut memiliki sejarah panjang dalam proses pembangunan di Indonesia dimana hutang yang diberikan oleh Bank Dunia, seringkali berdampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan, namun tidak ada penyelesaian yang bermakna untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan.
Hamong Santono dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang juga koordinator acara People's Summit mengatakan untuk itu kepentingan Indonesia yang perlu diperjuangan agar penyelenggaraan IMF-Bank Dunia benar-benar memberi manfaat bagi Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut memiliki sejarah panjang dalam proses pembangunan di Indonesia dimana hutang yang diberikan oleh Bank Dunia, seringkali berdampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan, namun tidak ada penyelesaian yang bermakna untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan.
"Hutang apapun bentuknya malah akan nenimbulkan ketimpangan yang lebih tinggi," ujarnya, Sabtu (6/10) di Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
Sementara, Diana Gultom dari DebtWatch Indonesia menyampaikan, selama hampir 50 tahun WB-IMF beroperasi di Indonesia, belum pernah terjadi proses yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Sementara, Diana Gultom dari DebtWatch Indonesia menyampaikan, selama hampir 50 tahun WB-IMF beroperasi di Indonesia, belum pernah terjadi proses yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Ia mencontohkan kasus pembangunan DAM Kedungombo, kebijakan Wastal, maupun rekomendasi-rekomendasi IMF ke Pemerintah Indonesia lewat rangakaian LoI (Letter of Intent) masih memiliki dampak negatif sampai saat ini.(bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026