Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
IMF-WB: Pemerintah Didorong Aspirasikan Isu yang Tidak Mampu Terselesaikan
Sabtu, 6 Oktober 2018,
18:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pemerintah Indonesia dapat memanfaatkan pertemuan IMF-Bank Dunia agar mampu mendorong isu-isu besar yang tidak mampu diselesaikan sendiri misalnya terkait arus uang gelap yang mengacu pada uang yang meninggalkan suatu negara tanpa dikenai pajak (illicit financial flow) dan pemulihan aset (asset recovery).
[pilihan-redaksi]
Hamong Santono dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang juga koordinator acara People's Summit mengatakan untuk itu kepentingan Indonesia yang perlu diperjuangan agar penyelenggaraan IMF-Bank Dunia benar-benar memberi manfaat bagi Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut memiliki sejarah panjang dalam proses pembangunan di Indonesia dimana hutang yang diberikan oleh Bank Dunia, seringkali berdampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan, namun tidak ada penyelesaian yang bermakna untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan.
Hamong Santono dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang juga koordinator acara People's Summit mengatakan untuk itu kepentingan Indonesia yang perlu diperjuangan agar penyelenggaraan IMF-Bank Dunia benar-benar memberi manfaat bagi Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut memiliki sejarah panjang dalam proses pembangunan di Indonesia dimana hutang yang diberikan oleh Bank Dunia, seringkali berdampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan, namun tidak ada penyelesaian yang bermakna untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan.
"Hutang apapun bentuknya malah akan nenimbulkan ketimpangan yang lebih tinggi," ujarnya, Sabtu (6/10) di Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
Sementara, Diana Gultom dari DebtWatch Indonesia menyampaikan, selama hampir 50 tahun WB-IMF beroperasi di Indonesia, belum pernah terjadi proses yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Sementara, Diana Gultom dari DebtWatch Indonesia menyampaikan, selama hampir 50 tahun WB-IMF beroperasi di Indonesia, belum pernah terjadi proses yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Ia mencontohkan kasus pembangunan DAM Kedungombo, kebijakan Wastal, maupun rekomendasi-rekomendasi IMF ke Pemerintah Indonesia lewat rangakaian LoI (Letter of Intent) masih memiliki dampak negatif sampai saat ini.(bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026