Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Manfaat-Manfaat Tersembunyi Dari Makanan Fermentasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Makanan fermentasi adalah jenis makanan yang diproduksi melalui proses fermentasi. Jenis makanan seperti ini biasanya sudah matang kemudian dialah lagi dengan proses fermentasi. Makanan yang biasa punya rasa asam ini ternyata memiliki sejumlah manfaat. Berikut manfaat dari makanan fermentasi yang perlu diketahui.
1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Manfaat makanan fermentasi selanjutnya adalah makanan fermentasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Faktanya, bakteri yang hidup di usus berdampak signifikan pada sistem kekebalan tubuh manusia.
Kurangnya bakteri baik pada usus dapat menyebabkan peradangan di dinding usus yang disebabkan oleh mikroba yang tumbuh tak terkontrol. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan probiotik, dapat mendukung mukosa (lapisan usus) sebagai penghalang alami, membuat sistem imun menjadi lebih kuat.
2. Menyehatkan Pencernaan
Makanan fermentasi biasanya mengandung bakteri probiotik. Mengonsumsi makanan fermentasi dapat menambahkan bakteri dan enzim yang menguntungkan tubuh ke dalam usus, agar meningkatkan mikroba usus sehingga baik untuk sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.
Probiotik yang diproduksi selama proses fermentasi dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri yang ramah usus. Probiotik telah terbukti dapat mengurangi gejala sindrom irritable bowel syndrome (IBS) atau iritasi usus besar.
3. Meningkatkan Mood
Manfaat makanan fermentasi juga dapat meningkatkan dan memperbaiki mood. Usus dan otak terhubung melalui hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) yang secara teknis disebut sebagai sistem saraf enterik.
Usus dilapisi dengan neuron yang dapat mempengaruhi emosi dan perasaan kita. Lalu, serotonin yang bermanfaat mengelola suasana hati manusia juga dibuat di dalam usus. Karena bakteri probiotik pada makanan fermentasi berkontribusi untuk kesehatan usus, maka probiotik juga menjadi salah satu faktor yang dapat membantu meningkatkan mood dan menjadikan pikiran lebih sehat.
4. Membuat Makanan Lebih Mudah Dicerna
Proses fermentasi membantu memecah nutrisi dalam makanan sehingga membuatnya lebih mudah dicerna daripada makanan yang tidak. Misalnya, laktosa (gula alami dalam susu) dipecah selama fermentasi menjadi gula yang lebih sederhana (glukosa dan galaktosa).
Oleh karena itu, mereka yang memiliki alergi terhadap laktosa umumnya akan baik-baik saja ketika mengonsumsi susu fermentasi seperti kefir dan yogurt. Dalam penelitian Reduction of phytic acid and enhancement of bioavailable micronutrients in food grains, membuktikan bahwa proses fermentasi membantu memecah dan menghancurkan anti nutrisi seperti asam fitat dan lektin (senyawa yang ditemukan dalam biji-bijian) yang mengganggu penyerapan nutrisi.
Itulah sejumlah manfaat dari makanan fermentasi.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4467 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2107 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2012 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1642 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan