Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hashim Ungkap Tiga Keunggulan Prabowo Dibanding Capres Lain: Pro-Olahraga
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hashim Djojohadikusumo selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra menyindir sosok calon presiden (capres) yang antibola dan kerap menonton porno alias bokep.
Hal itu disampaikannya dalam acara pelantikan dan deklarasi Relawan Prabowo Mania 08 Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (20/5).
Baca juga:
Gekira Bali Jadi Daya Ungkit Kemenangan Gerindra, De Gadjah: Bersama Sayap akan Terbang Tinggi
Awalnya, ia menyinggung tiga hal penting yang dimiliki Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dibanding dua bakal capres yang sudah dideklarasikan sejumlah partai.
"Karakter Prabowo jelas beda. Yang sekarang muncul tiga kandidat. Yang satu (calon lain) akan menghentikan atau tidak melanjutkan program Pak Jokowi. Yang satu lagi menyatakan melanjutkan," kata Hashim, Sabtu (20/5).
Ia berujar Prabowo memiliki karakter berbeda dengan sosok capres yang dinilai juga akan melanjutkan program Presiden Joko Widodo.
Hashim menilai Prabowo sosok yang berbeda lantaran suka membaca buku. Ia mengklaim Prabowo bisa membaca 2 sampai 3 buku dalam satu minggu.
Namun Hashim yang merupakan adik Prabowo itu lantas menyinggung sosok capres yang suka menonton filmbokep. Ia mengaku awalnya tak mengetahui istilah bokep sebelum akhirnya menelusuri di Google.
"Yang satu lagi kandidatnya suka bokep, sampai sekarang tidak menyesal dan (belum) menarik pernyataannya ya sampai sekarang. Kesimpulan kita itu di dalam video dia suka bokep. Ya oke. Tergantung siapa yang mau milih," ujarnya.
Lebih lanjut Hashim menyebut Prabowo merupakan sosok yang pro-olahraga. Saat ini, kata Hashim, Prabowo menjadi Ketum Persatuan Pencak Silat Indonesia. Menurutnya, Prabowo juga cinta sepak bola.
"Terus olahraga bola. Yang satu lagi lawan Prabowo pesaingnya antibola Indonesia, antibola nasional. Terus terang saja banyak penggemar bola, termasuk saya dan kawan-kawan, kecewa," katanya.
"Kapan lagi anak-anak dan cucu saya yang suka nonton bola, kapan lagi Indonesia tuan rumah dan untuk alasan tertentu yang tidak masuk akal, lawannya Prabowo ikut menggagalkan piala dunia," ujar Hashim.
Kemudian Hashim juga menyebut Prabowo bukan petugas partai, melainkan petugas rakyat Indonesia.
"Ini penting, yang satu petugas partai, sudah jelas dia menerima amanat petugas partai. Prabowo adalah pelayan rakyat, petugas rakyat, pengabdi. Saya kira bangsa Indonesia ada pilihan, mau petugas partai atau petugas rakyat. Mau yang mendukung sepakbola atau tidak," katanya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan