Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bupati Giri Prasta Resmikan Gedung Baru TPS3R Mohija Collection Center Desa Adat Seminyak
beritabali/ist/Bupati Giri Prasta Resmikan Gedung Baru TPS3R Mohija Collection Center Desa Adat Seminyak.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta hadir sekaligus meresmikan Gedung Baru TPS3R Seminyak Mohija Collection Center Desa Adat Seminyak, Jumat (7/7).
Hadir dalam kesempatan ini Deputi Bidang Pengeloloaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang diwakili Asisten Deputi IV Rofi Alhanif, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali I Made Teja, Kadis DLHK Badung I Wayan Puja, VP Public Affairs, Communications, And Sustainability CCEP Indonesia Ibu Lucia Karina, Chief Officer Publik Affairs, And Sustainability CCEP Ibu Ana Collol, Bendesa Adat Seminyak I Wayan Windu, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Badung pihaknya menyampaikan banyak terimakasih atas dukungan moral finansial yang dilakukan untuk menjaga estitika Badung berkenaan dengan persampahan.
“Kami di Badung mempunyai prinsip, Kalau kita membuang sampah berarti kita memindahkan masalah kita ke orang lain, oleh karena itu kami pun mendapat arahan dari Bapak Menteri Menko Marves untuk melaksanakan kegiatan di Desa maupun di Kelurahan paling tidak harus ada TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) Mengurangi Sampah, Memilah dan Mengolah," ungkapnya.
"Selanjutnya kami di Badung juga membangun TPST di wilayah selatan ada di Jimbaran, wilayah tengah ada di Mengwitani dan di wilayah utara ada di Abiansemal. Dan di tahun 2024 ini kita membuat ketentuan regulasi dan kita siapkan dulu TPS3Rnya, TPSTnya dan nanti setiap Desa dan Kelurahan setiap hari senin mengeluarkan sampah organiknya, hari selasa mengeluarkan sampah non organiknya dan hari rabunya adalah sampah basahnya dan target kita olah menjadi salah satu magnet untuk pakan ternak, ini cara yang harus kita lakukan dan kami sekarang sudah berkordinasi dengan pihak Jepang dari perjalanan persampahan sampai bandar gerbang yang paling bagus dilihat di jepang dan itu harus Indents dan itu Indents setahun dipasang dan di rakitnya di Indonesia dan mesin itu bisa target olah sampah sehari sampai 400 ton perhari," ucapnya.
Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menyampaikan kegiatan yang ada di Kabupaten Badung khususnya di Seminyak ini supaya menjadi roll model di wilayah Provinsi Bali Indonesia bahkan di Internasional itulah yang diharapkan dalam melaksanakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) mengurangi, memilah dan mengolah. Dan intinya adalah untuk menumbuhkan ekonomi sirkular itu luar biasa sekali, kami apresiasi dan kami dukung sepenuhnya dan segala sesuatunya nanti pasti kami juga dukung sepenuhnya dengan yang lain.
“Ini adalah menjadi contoh sehinga desa dan kelurahan termasuk kami dengan pemerintahan jepang sudah koordinasi dengan dinas PUPR dan DLHK untuk mencari alat yang benar-benar canggih untuk menyelesaikan. Yang utama adalah sampah residu, sehingga sampah residu itu kita selesaikan hari itu juga, sekali lagi saya tidak mau menimbun atau ada timbunan sampah,” ungkapnya.
Sementara itu Asisten Deputi IV Rofi Alhanif mewakili Deputi Bidang Pengeloloaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyampaikan kalau dilihat persoalan sampah di Indonesia dan di Bali pada khusuanya, dan ini tidak bisa diselesaikan sendiri tetapi harus bersama-sama saling bahu membahu.
Apa yang disampaikan tadi "Monahelik" bagus sekali bagaimana kontribusi semua sektor Swasta, Pemerintah, masyarakat dan yang lainnya memainkan perannya sesuai dengan kemampuannya untuk bersama-sama berkolaborasi.
“Hari ini kita bisa menyaksikan kolaborasi yang luar biasa bagaiman pemerintah daerah di dukung oleh swasta bersama-sama dengan masyarakat membentuk suatu kolaborasi yang luar biasa dan ini saya kira tidak bisa terlepas dari semangat yang sama bagaimana kita menyelesaikan persoalan multidimensi yang komflek ini. Dan plastik ini adalah sumber daya yang sangat di butuhkan dan belum ada penggantinya yang sepadan tetapi di satu sisi ada dampaknya kalau kita tidak melakukan pengelolaannya dengan baik,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan