Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sandiaga Respons Arsul Soal Nasib PPP Jika Tak Jadi Cawapres Ganjar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno tak mau banyak berkomentar soal kansnya jadi calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo. Ia mengatakan menyerahkan pembahasan itu ke pimpinan partai politik (parpol).
"Saya tentunya menyerahkan diskursus itu kepada tingkat pimpinan partai politik," kata Sandi saat menghadiri acara Kelana Nusantara di Mapanget, Talawaan, Sulawesi Utara, dikutip dari keterangannya, Rabu (9/8).
Sandi yakin para pimpinan parpol dan koalisi akan mengambil keputusan terbaik. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu mengaku fokus bekerja pada tujuan yang menjadi slogan PPP, yakni harga murah, kerja mudah, dan hidup berkah.
"Saya hakulyakin bahwa yang harus saya perjuangkan itu adalah bagaimana PPP ini bisa memberikan keberkahan, yaitu dengan konsep harga murah, kerja mudah, dan hidup barokah, itu yang saya fokuskan," ujarnya.
Ia pun gelaran Pemilu 2024 nanti dapat menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan membuka peluang usaha seluas-luasnya bagi masyarakat. Sandi yakin apapun keputusan parpol adalah yang terbaik untuk bangsa.
"Konsep saya adalah kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas, kebetulan kita ada di destinasi super prioritas, jadi ini adalah bagian daripada perjuangan kita," kata Sandi.
"Dan saya yakin apapun keputusan nanti di penghujungnya itu adalah terbaik untuk NKRI," imbuhnya.
Pernyataan Sandiaga itu sekaligus merespons pernyataan Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani yang mengungkapkan ada pembicaraan berkembang di internal parpol soal ketidakpastian Sandiaga menjadi bakal cawapres Ganjar. Ia mengatakan andai Sandi tak dipilih, nasib koalisi dengan PDIP pun jadi pertanyaan.
"Itu justru sedang berkembang sekarang ini di internal itu diskursus, kalau ternyata Pak Sandi Uno itu tidak dipilih sebagai cawapres, lalu bagaimana sikap PPP itu, gitu, lho. Itu memang berkembang sekarang. Saya harus akui itu berkembang. Kenapa kok itu berkembang, karena kan juga tahu bahwa di PPP itu jujur saja, yang mendukung Mas Ganjar banyak, yang mendukung Mas Anies juga lumayan banyak, yang mendukung Pak Prabowo juga lumayan banyak," kata Arsul kepada wartawan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari Detik, Selasa (8/8).
Wakil Ketua MPR ini lalu menyinggung arah dukungan di internal PPP tidak tunggal. Dia mengaku masih terus menunggu perkembangan soal arah dukungan partainya apabila Sandiaga tak dipilih menjadi cawapres.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan