Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
11 Desa di Buleleng Gelar Pemilihan Perbekel, Pj Bupati Maklumi Minimnya Pemilih
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kabupaten Buleleng melaksanakan pemungutan suara Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak Tahun 2023 pada Minggu (24/9).
Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Buleleng Ketut Lihadnyana, turun untuk memantau dan memastikan Pilkel Serentak berjalan dengan baik dan kondusif.
Lihadnyana menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkel diharapkan menghormati pilihan masing-masing dan menjunjung demokrasi. Hal yang utama, adalah bersama-sama menjaga ketertiban, stabilitas dan jangan sampai mengganggu keharmonisan hubungan antar masyarakat. Karena pelaksanaannya berdekatan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Lihadnyana menghadapkan agar kondisi yang aman bisa diteruskan.
”Yang kita harapkan itu adalah bagaimana demokrasi ditingkat desa yang sekarang ini sudah berjalan lancar astungkara, itu bisa diketok tularkan pada saat pemilu dan pemilukada,” ungkapnya usai memantau pelaksanaan Pilkel Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di SDN 1 Sangsit.
Terkait pemetaan kerawanan selama Pilkel, Lihadnyana menegaskan bahwa dirinya tidak berasumsi dan telah memantau persiapannya dengan ketat. Termasuk memastikan kondisi sedari persiapan hingga tahapan usai, dari dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), hingga camat, dan SKPD terkait lainnya.
”Logistiknya seperti apa, pengaturan tempatnya seperti apa, penghitungannya seperti apa, astungkara tidak ada masalah,” tegasnya.
Ditanya tentang antisipasi dari minimnya pemilih, Lihadnyana memaparkan bahwa banyak dari masyarakat Kabupaten Buleleng adalah perantau. Alasan pemilihan Pilkel dilaksanakan pada Hari Minggu, adalah memudahkan pemilih yang merupakan perantau bisa pulang dan menggunakan suaranya.
Namun, tetap harus dimaklumi jika banyak dari masyarakat Buleleng tinggal di luar daerah dan akhirnya tidak bisa menggunakan suaranya. Ke depan perlu dipikirkan bersama mengenai strategi untuk menarik lebih banyak pemilih agar mau memberikan suaranya.
”Coba kalau itu di Pemilukada dengan KPU. Karena orang Buleleng banyak sekali yang merantau. Coba, berapa jumlah kehadiran pemilih? 70 (persen) sudah luar biasa kan?” imbuhnya.
Terkait dengan pengamanan selama penyelenggaraan Pilkel Serentak, Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana menyampaikan persiapannya sudah dilakukan dengan maksimal. Pihaknya menyatakan, bahwa dari Polres Buleleng sudah menurunkan masing-masing 1 anggota di setiap TPS.
Dalam melakukan pengamanan, anggota POLRI bekerja sama dengan Satpol PP, pecalang, serta dari TNI. Total ada 120 personel yang bertugas untuk Pilkel Serentak.
”Tinggal menunggu berjalan dengan baik. karena semuanya sudah tergelar dari sebelum pencoblosan hari ini. Rangkaian-rangkaiannya juga kita kawal terus,” imbuhnya.
Pilkel serentak dilakukan di 11 Desa dari di Kabupaten Buleleng. Desa-desa tersebut adalah Tukadsumaga, Musi, Banyupoh, Pangkungparuk, Sepang Kelod, Dencarik, Sidetapa, Tukadmungga, Sangsit, Bondalem, dan Sembiran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan