Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Luhut Lupakan Masa Lalu Prabowo: Situasi Saat Itu Beda dengan Sekarang
beritabali.com/cnnindonesia.com/Luhut Lupakan Masa Lalu Prabowo: Situasi Saat Itu Beda dengan Sekarang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah melupakan masa lalu yang sempat dialami oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketika masih berdinas di militer.
"Saya melupakan itu. Tapi saya juga paham lama-lama, kalau itu benar terjadi, ya kan situasi waktu itu berbeda dengan sekarang, ya kan beda" kata Luhut dalam Podcast Political Show CNN Indonesia yang disiarkan Rabu (7/2).
"Itu kan dari zamannya Orde Baru. Pak Prabowo sebagai bawahan tentu dia harus melaksanakan perintah yang diberikan ke dia," tambahnya.
Luhut kemudian ditanyakan soal ucapannya pada medio 23 Mei 2014 lalu terkait ada pernyataan seniornya di TNI yang heran jika masih ada purnawirawan di TNI memilih eks TNI yang dipecat untuk jadi presiden.
Luhut enggan menjelaskan pernyataannya kala itu menjurus ke siapa. Pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi maju bersama Jusuf Kalla. Sementara Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa.
Luhut lantas mengklarifikasi pernyataan itu bukan murni dari dirinya. Ia hanya mengutip pernyataan seniornya yang sempat bicara seperti demikian kala itu. Ia pun enggan untuk mengingat-ingat lagi ucapan tersebut lagi.
"Tapi saya enggak pernah mengingat-ingat itu. Kalau kita selalu mengingat-ingat masa lalu orang, kita enggak akan pernah maju. Sekarang kita lihat sekarang ini bagaimana. Masa lalu itu kita lihat kalau yang betul-betul itu bisa pengaruh ke depan," kata Luhut.
Luhut mengatakan tak pernah meragukan nasionalisme yang dimiliki oleh Prabowo. Prabowo, lanjutnya, sudah membuktikan kinerja dan konsisten terhadap prinsipnya selama ini.
"Ya menurut saya sih ya, karena juga enggak pernah diadili kan. Diadili hanya Mahkamah anu aja, Dewan di TNI aja. Itu aja dia di anukan. Tapi kan sudah dihukum," kata dia.
"Apa iya kita harus bunuh? Ya kan enggak juga. Sekarang selama sekian puluh tahun terakhir ini dia menunjukkan siapa dia. Dan saya tidak pernah ragu nasionalisme dia," tambahnya.
Sebelumnya Luhut telah mengumumkan akan mencoblos Prabowo-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Pernyataan tersebut diungkapkan Luhut melalui unggahan di akun instagramnya pada, Sabtu (3/2). Ia menilai keduanya adalah pasangan yang tepat dan saling melengkapi.
"Idealisme dan konsistensi dalam bersikap Pak Prabowo, serta keterwakilan anak muda dalam diri Mas Gibran, memantapkan saya untuk memilih pasangan ini pada 14 Februari 2024 nanti sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan yang akan membawa negeri ini menuju visi besar Indonesia Emas 2045," tulis Luhut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan