Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
De Gadjah Apresiasi Pernyataan Demer, Tegaskan KIM Solid dan Tidak Mengeroyok Salah Satu Partai
beritabali/ist/De Gadjah Apresiasi Pernyataan Demer, Tegaskan KIM Solid dan Tidak Mengeroyok Salah Satu Partai.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Koordinator Koalisi Indonesia Maju (KIM) Provinsi Bali yang juga Ketua Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah menegaskan partai yang tergabung dalam KIM Bali solid.
Hal ini menanggapi terkait pernyataan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali Nusra, Gde Sumarjaya Linggih atau Demer melihat soliditas partai yang tergabung dalam KIM rapuh. Selain itu Demer juga menyebut KIM tidak harus linier ke daerah untuk Pilkada Serentak.
"Kami sangat menghormati bli Demer, beliau adalah senior kami, mentor kami dan juga kakak kami. Statement dan opini atau pandangan beliau kami sangat hormati dan apresiasi. Kalau dikatakan rapuh kurang sependapat lah," ungkap De Gadjah, Rabu (5/6/2024).
Selain solid, De Gadjah menandaskan keberadaan KIM untuk menatap pilkada serta mengawal program pemerintah dari pusat ke Bali.
"Dibentuknya KIM untuk mengamankan linierisasi program pemerintah yang datang ke Bali supaya tidak dirugikan masyarakat Bali. Kedua, memastikan pasangan cagub dan cawagub," jelasnya, Rabu (5/6/2024).
Dinyatakan kondisi ini masih cair, juga sedang digodok karena pendaftaran pasangan calon Pilkada masih jauh 28 Agustus, ia menyebutkan apa saja bisa terjadi.
"Ketiga ya kenapa linierisasi ke bawah supaya program ke bawah," tegasnya.
De Gadjah menyebutkan, komunikasi dengan parpol sangat baik. Tidak ada keinginan melawan atau mengeroyok salah satu partai.
"KIM dengan pak Koster juga baik. Komunikasi NasDem dan PKB baik. Seolah KIM koalisi untuk memusuhi salah satu partai musuh bersama. Itu salah. Maksud saya saya kurang setuju statement itu," terangnya.
De Gadjah mengajak untuk bersatu, KIM terbuka dengan semua partai. Di lain sisi, partai yang sudah tergabung di KIM tidak bisa ditinggalkan karena telah berjuang dari awal.
"Tapi kami kan tidak bisa meninggalkan kawan yang kami ajak berjuang demi kepentingan Bali dan rakyat bali khusus bangsa indonesia pada umumnya. Tidak masalah. Apapun komentar kami hormati. Dengan statemen itu membuat kami mawas diri dan belajar," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan