Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Rusia Kutuk Ledakan Pager Massal di Lebanon: Picu Perang Besar Timteng
beritabali.com/cnnindonesia.com/Rusia Kutuk Ledakan Pager Massal di Lebanon: Picu Perang Besar Timteng
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Rusia mengutuk serangan mematikan yang mengakibatkan ratusan pager kelompok militan Hizbullah meledak secara serentak di perbatasan Lebanon pada Selasa (17/) sore waktu setempat.
Rusia menyebut ledakan tersebut bisa memicu ketegangan yang semakin parah di wilayah yang memang sudah "panas" antara Israel dengan Lebanon.
"Apa pun yang terjadi, apa pun itu, pasti mengarah pada peningkatan ketegangan," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
"Wilayah itu sendiri berada dalam situasi yang eksplosif, dan setiap insiden seperti ini berpotensi menjadi pemicu," imbuhnya, dikutip AFP.
Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengecam serangan yang menewaskan 11 orang dan melukai lebih dari 2.500 orang tersebut.
"Kami mengutuk keras serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Lebanon dan warganya," kata juru bicara Kemlu Rusia, Maria Zakharova.
"Tampaknya mereka yang menggunakan serangan berteknologi tinggi ini sengaja berusaha memicu konfrontasi bersenjata, untuk memprovokasi perang besar di Timur Tengah," ujarnya.
Zakharova juga mengatakan tindakan yang tidak bertanggung jawab itu dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat berbahaya. Dia menyebut insiden itu memicu gelombang eskalasi baru.
Ribuan pager meledak di sejumlah wilayah di Lebanon. Imbas insiden ini, sembilan orang tewas dan 2.800 orang mengalami luka-luka.
Sejumlah pihak termasuk milisi di Lebanon selatan, Hizbullah, menuding Israel sebagai dalang peledakan pager di penjuru negara tersebut.
Israel dilaporkan sengaja menanam alat peledak di pager buatan Taiwan yang diimpor ke Lebanon untuk Hizbullah.
Israel hingga kini belum mengeluarkan pernyataan soal ledakan tersebut.
Ledakan pager di Lebanon juga terjadi usai Israel memperluas tujuan perang di perbatasan dua negara itu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3789 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1732 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang