Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Teheran Ancam AS Jika Israel Serang Iran: Tanggung Akibatnya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Teheran mengancam Amerika Serikat jika Israel tetap melakukan serangan balasan ke Iran.
Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani, mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menanggung akibat jika Israel benar-benar menyerang negaranya.
Iravani mengatakan, Presiden AS, Joe Biden, sudah melakukan provokasi kepada Israel agar mereka segera melakukan serangan balasan ke Iran. Bahkan, kata dia, Biden juga telah memberi dukungan penuh terhadap Negeri Zionis untuk melakukan serangan tersebut.
"Pernyataan yang menghasut (dari Joe Biden) ini sangat memprihatinkan karena menunjukkan persetujuan diam-diam dan dukungan eksplisit Amerika Serikat terhadap agresi militer ilegal Israel terhadap Iran," kata Iravani dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Sekjen PBB, Antonio Guterres, pada Senin (21/10) dilansir NDTV.
"Oleh karena itu, Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh atas perannya dalam memicu, menghasut, dan memungkinkan tindakan agresi apa pun oleh Israel terhadap Republik Islam Iran yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," ia menambahkan.
Sebelumnya, seorang pejabat Israel anonim mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan serangan besar-besaran terhadap Iran. Serangan ini disiapkan sebagai respons Negeri Zionis atas serangan Iran pada 1 Oktober 2024 lalu.
"Israel tengah mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan besar terhadap Iran dengan persiapan termasuk memperkuat pertahanan untuk mengantisipasi potensi respons Iran," kata pejabat tersebut kepada lembaga penyiaran publik KAN pada Minggu (20/10) malam waktu setempat.
Israel juga melaporkan pada Sabtu (19/10) bahwa Amerika Serikat sudah mengirim senjata antirudal THAAD. Menurut militer Israel, senjata tersebut akan digunakan untuk memperkuat pertahanan Israel serta untuk menangkal serangan Iran.
AS disebut sudah mengetahui rencana serangan besar-besaran Israel terhadap Iran. Bahkan, ketika ditanya oleh wartawan pada Jumat (17/10), Presiden Biden mengaku sudah mengantongi sejumlah informasi soal serangan ini.
The Washington Post melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sudah memberi tahu Biden soal target serangannya di Iran.
Kepada Biden, Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menyerang fasilitas nuklir dan kilang minyak, tetapi akan menyerang fasilitas militer milik Iran. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan