Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kemenhub Siapkan Water Taxi, Bandara–Canggu Cuma 30 Menit
BERITABALI.COM, JAKARTA.
Kementerian Perhubungan menyinergikan percepatan pembangunan transportasi pariwisata di Bali, dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI dan Gubernur Bali, di Senayan, Jakarta, Rabu (8/4).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, Kemenhub telah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas di Provinsi Bali melalui pengembangan water taxi dan dermaga di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng.
Terkait rencana pengembangan water taxi, Menhub Dudy menyatakan, merupakan solusi alternatif dalam mengintegrasikan transportasi darat, laut, serta udara, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Provinsi Bali, khususnya Kabupaten Badung. Saat ini, PT. ASDP Indonesia Ferry sedang melakukan penyusunan studi Detail Engineering Design (DED). Adapun pekerjaan konstruksi, akan mulai dilaksanakan pada Agustus 2026 hingga Juli 2027.
“Water taxi dapat menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan pariwisata Canggu. Berdasarkan observasi lapangan, waktu tempuh perjalanan darat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu adalah 1-2 jam. Sedangkan menggunakan Water Taxi, diharapkan bisa menempuh maksimal 30 menit,” ujar Menhub Dudy.
Sementara itu, terkait pembangunan dermaga di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Menhub Dudy mengatakan, Dermaga I Pelabuhan Celukan Bawang direncanakan akan melayani kegiatan sandar kapal general cargo dan aspal curah cair, dengan pengembangan tambahan panjang dermaga 92 meter. Sedangkan Dermaga II akan menjadi dermaga multipurpose yang melayani penumpang, general cargo, serta curah kering, dengan rencana pengembangan tambahan panjang dermaga 60 meter. Hal tersebut merupakan hasil dari evaluasi yaitu diperlukan pelabuhan alternatif agar kendaraan berat, besar, serta kecil tidak bercampur.
“Sebagai salah satu solusi jangka pendek, kami juga meminta Pelindo melakukan pengembangan pelabuhan khususnya di Ketapang, dengan membuka dermaga baru di Gilimanuk. Kami harap bisa mendapat wilayah sebagai pelabuhan pasangan yang menerima kapal dari Ketapang. Kami harap juga bisa mendapat wilayah buffer zone sebagai salah satu solusi alternatif untuk mengatasi flow arus kendaraan yang begitu besar. Apalagi tahun depan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri akan berdampingan,” kata Menhub Dudy.
Baca juga:
Menhub Dudy Pantau Arus Nataru di Gilimanuk
Menhub Dudy berharap, langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dapat segera terlaksana guna memperkuat konektivitas, mendukung mobilitas penumpang dan distribusi logistik yang lebih efisien, mengurangi kepadatan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi di kawasan pariwisata. (sumber: Kemenhub)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5780 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan