Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Industri Kayu RI Terancam, ISWA Desak Revolusi Teknologi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Industri pengolahan kayu Indonesia diambang titik balik. Ketua Umum Indonesian Sawmill and Woodworking Association (ISWA), Ir. H.M. Wiradadi Soeprayogo, menegaskan pentingnya revolusi teknologi demi menekan limbah, meningkatkan efisiensi, dan menjaga daya saing pasar global.
“Kalau tidak segera beralih ke mesin berteknologi tinggi, kita akan kalah bersaing. Rendemen kita bisa turun dari 80 persen jadi hanya 50 persen karena mesin lama yang tidak presisi,” ujarnya dalam pertemuan asosiasi di Badung, Jumat (1/8/2025).
Baca juga:
Kayu Ratusan Tahun Membelah Sungai Perbatasan Karangasem-Bangli, Dipercaya Taru Pancer Jagat
Menurutnya, dengan teknologi modern, pengolahan kayu bisa dilakukan nyaris tanpa limbah atau zero waste. Sisa potongan kayu bisa ditekan hingga hanya 1 milimeter, jauh lebih efisien dibanding 3 milimeter pada sistem tradisional.
Efisiensi ini, kata dia, bisa menghemat hingga 20 persen bahan baku. Wiradadi juga menyoroti pentingnya regenerasi industri dan teknologi preservasi kayu.
“Kalau kita masih pakai teknologi purbakala, bagaimana bisa bersaing? Sekarang ini saatnya kita bertransformasi, atau kita akan ditinggal,” tegasnya.
Tak hanya soal efisiensi produksi, langkah ini dinilai penting untuk melindungi pasar domestik dari ancaman investasi asing yang bisa merebut pangsa pasar lokal.
“Kita senang anggota ISWA mulai sadar. Ini bukan soal pilihan, tapi soal bertahan atau mati di industri,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan