Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Harga Daging di Jembrana Naik Tembus Rp120 Ribu Jelang Galungan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang perayaan Hari Raya Galungan, harga daging babi dan ayam di Pasar Umum Negara, Kabupaten Jembrana, mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Hingga Senin (14/4), harga daging babi tercatat masih bertahan di angka Rp120 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang daging babi di pasar tersebut, Ni Nengah Suarmi, mengatakan harga tinggi ini sudah terjadi sejak enam bulan terakhir. Namun, hingga mendekati Hari Raya Galungan dan Kuningan tahun ini, harga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Harga segitu sudah lama, karena babi sekarang susah dapatnya. Banyak juga yang kirim ke luar Bali, itu juga pengaruh,” ujarnya.
Selain daging babi, harga daging ayam juga mengalami kenaikan. Dari yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp30 ribu. Kenaikan harga ini mulai terjadi sejak Minggu kemarin.
Pedagang daging ayam, Sri Sumarni, mengatakan, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh ukuran ayam yang lebih kecil dibandingkan biasanya.
“Ukuran ayamnya kecil-kecil sekarang, jadi harganya ikut naik. Tapi tetap saja banyak yang cari, apalagi menjelang Galungan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, merujuk pada pola di hari raya sebelumnya, lonjakan harga dan permintaan biasanya mulai meningkat sekitar lima hari sebelum Galungan. Hal ini menjadi tren tahunan yang selalu terjadi menjelang hari besar keagamaan di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1697 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1559 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun